Posted by: fkunsoed01 | 14 May 2009

dr. Putra Utomo; pemeriksaan osteoporosis di Tegal

50 Persen Peserta Idap Osteoporosis

http://www.radartegal.com/index.php/50-Persen-Peserta-Idap-Osteoporosis.html

Ditulis oleh Administrator   
Thursday, 16 April 2009

LIMPA puluh persen dari sekitar 150 peserta uji kepadatan tulang (bone mass density) yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tegal dengan menggandeng Rumah Sakit Orthopaedi Purwokerto (RSOP), Kamis (16/4), di Gedung Wanita Sasana Wanodyatama Slawi, diketahui mengalami osteoporosis atau tulang keropos.

Hal ini disampaikan tim medis dari RSOP dr Putra Utomo didampingi Himawan Beni disela-sela pemeriksaan. Menurutnya, mereka yang diketahui telah mengalami penurunan kepadatan tulang dan stukturnya sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah itu kebanyakan lansia berusia 40 tahun ke atas.

“Rata-rata usia 50 tahun. Pria dan wanita sama-sama beresiko,” terangnya.

Pria yang memiliki kebiasaan merokok dan minum kopi menurutnya lebih beresiko dibanding yang tidak. Sementara perempuan beresiko setelah menopause. Selain itu, mereka yang kekurangan asupan kalsium dan vitamin D, menggunakan obat-obatan tertentu seperti prednison, dexametason dan diazepam dan yang kurang melakukan aktivitas beresiko juga dengan kelainan itu.

Dijelaskannya, osteoporosis datang nyaris tanpa gejala. Namun nyeri pada daerah-daerah tertentu seperti tulang belakang dan panggul serta penurunan tinggi badan atau perubahan bentuk tulang belakang menjadi beberapa tanda awal masalah kesehatan tersebut.

“Dari pemeriksaan tadi, kita juga bertemu 6 orang yang disarankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di RSOP,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Panitia Ny Retno Abdul Djalil mengatakan, kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Kartini.”Selain pemeriksaan tulang, kita juga menyiapkan konsultasi dokter gratis,” terangnya. (ima)


Responses

  1. Gan.. Eh Dok, setub** eh setuju lah nganakna acara kuwe..
    Apa maning kiye tahun2e lansia.
    Nek inyong durung tau diperiksa nganggo alat “balung rapet meter”, kpn anggone periksa aring kota Bawor?
    Nuwun ya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: